Batas antara keberhasilan dan kegagalan
tipis sekali ternyata
Ketika kita telah mulai lelah memperjuangkannya
bersikap pasrah...
ternyata oh ternyata...secercah harapan
timbul dalam seketika
siapa yang menduga...
siapa yang mengira...
benarkah seperti itu adanya....
jangan-jangan ini hanya tipuan belaka
jangan-jangan ini hanya mengulur waktu saja
ya...bolehlah bersikap curiga...
mengingat apa yang diperbuat mereka
sebelumnya....
sangatlah menyesakkan dada...
MENUNGGU KEBENARANNYA.......!
jam digital
Kamis, 28 November 2013
Selasa, 26 November 2013
IRONISNYA ORGANISASI KITA...
Kemaren saya postingkan sebuah tulisan ke forum kita "FB forum IATCA"
itu merupakan testimony saya yang kedua
namun sampai hari ini...
tulisan itu tak dimuat...
ada apa ini....
mengapa koq begini...
saya kira selama ini semua anggota punya hak yang sama
dalam menyampaikan uneg-unegnya...
saran-sarannya...
pendapat-pendapatnya...
mengapa admin tak meyetujuinya...
aneh sekali...seharusnya kita tak perlu dibatas-batasi begini
kalau yang di bicarakan itu kekurangan, maka itu adalah kekurangan kita
kalau yang disampaikan itu adalah kejelekan maka itu adalah kejelekan kita
supaya kita bisa memperbaikinya...dimasa depan...itu tujuan kita
dan inikan forum terbatas...jadi cuma kita yang tahu....
atau memang ada "mereka" diantara kita....
Jangan lah bermuka dua......! duhai saudara....
itu merupakan testimony saya yang kedua
namun sampai hari ini...
tulisan itu tak dimuat...
ada apa ini....
mengapa koq begini...
saya kira selama ini semua anggota punya hak yang sama
dalam menyampaikan uneg-unegnya...
saran-sarannya...
pendapat-pendapatnya...
mengapa admin tak meyetujuinya...
aneh sekali...seharusnya kita tak perlu dibatas-batasi begini
kalau yang di bicarakan itu kekurangan, maka itu adalah kekurangan kita
kalau yang disampaikan itu adalah kejelekan maka itu adalah kejelekan kita
supaya kita bisa memperbaikinya...dimasa depan...itu tujuan kita
dan inikan forum terbatas...jadi cuma kita yang tahu....
atau memang ada "mereka" diantara kita....
Jangan lah bermuka dua......! duhai saudara....
Sabtu, 23 November 2013
SELARAS DAN SEBANDING
Selaras dan sebanding itu penting....
sangat penting....
tapi pun kalau tak bisa juga tak apa-apa
jangan memaksakannya...
saling mengisi itu sangat lah berarti
saling menutupi kekuranga itu indah sekali
terus apa lagi...
terimalah ini sebagai karunia Ilahi.........
lapangkan hati....
sangat penting....
tapi pun kalau tak bisa juga tak apa-apa
jangan memaksakannya...
saling mengisi itu sangat lah berarti
saling menutupi kekuranga itu indah sekali
terus apa lagi...
terimalah ini sebagai karunia Ilahi.........
lapangkan hati....
Kamis, 21 November 2013
KETIKA JANJI HARUS TERTUNDA...
Apa jadinya kalo sudah direncanakan
jauh-jauh hari..
......tiba-tiba tak jadi.....!
kecewa...
sedih...
Marah...
tapi mau ngomong apa lagi...
itu kenyataan yang harus diterima...
toh cuma tertunda...
insyaalloh bukan batal...
bersabarlah...
waktunya belum tepat barangkali...
sudahlah...
jangan mengeluh lagi...hadapi...
hadapi dengan berpasrah diri
bukankah ikhtiar sudah sempurna kau lakukan...
WAHAI DIRI...!
jauh-jauh hari..
......tiba-tiba tak jadi.....!
kecewa...
sedih...
Marah...
tapi mau ngomong apa lagi...
itu kenyataan yang harus diterima...
toh cuma tertunda...
insyaalloh bukan batal...
bersabarlah...
waktunya belum tepat barangkali...
sudahlah...
jangan mengeluh lagi...hadapi...
hadapi dengan berpasrah diri
bukankah ikhtiar sudah sempurna kau lakukan...
WAHAI DIRI...!
Senin, 18 November 2013
KASIHAN NASIBMU PELAKSANA............
Kasihan nasibmu
PELAKSANA....(puisi)
Ketika malam mereka berkata,...
ayo.. kita pergi menuntut keadilan
bagi kita semua....
tak terkecualipun para pelaksana,
Bergegas kalian menyahutnya,...
kami ikut......!
lalu berbaiat, selalu akan setia...
Tapi ketika mentari muncul
dengan menggoda.....
merekapun berkata,...
Tunggu disini ... ya...
" Kami mau kesana,.....!..............".
(dinas malam, bersama rekan pelaksana mas is namanya.........)
Ketika malam mereka berkata,...
ayo.. kita pergi menuntut keadilan
bagi kita semua....
tak terkecualipun para pelaksana,
Bergegas kalian menyahutnya,...
kami ikut......!
lalu berbaiat, selalu akan setia...
Tapi ketika mentari muncul
dengan menggoda.....
merekapun berkata,...
Tunggu disini ... ya...
" Kami mau kesana,.....!..............".
(dinas malam, bersama rekan pelaksana mas is namanya.........)
Sabtu, 16 November 2013
Karena TESTIMONY aku dituduh PROVOKATOR...! (PUISI )
Suatu pagi................
Di gedung operasi
yang juga KANTOR
Aku dipanggil, katanya sih
Cuma mau ngajak NGOBROL...
Ya..aku datang,
disuruh duduk...
eh...malah dia berdiri,
mondar-mandir..
kayak ESCALATOR...
kamu mau jadi PROVOKATOR ya...
kamu provokatornya ya...teriak si MANDOR
setelah berulang kali ia bertanya
akhirnya keberanianku pun timbul
dengan tegas ku jawab
aku bukan PROVOKATOR....
dengan setengah berbisik aku bilang
aku adalah INISIATOR...
merah padam seketika
wajah si MANDOR...
sampai-sampai aku bingung beda in
ini wajah apa DODOL...
memandang ke arahku
sepertinya ia ingin
menelanku bulat-bulat
kayak dia nelan CENDOL....!
ku coba lirik kiri dan kanan
cari teman atau SPONSOR...
sayang sekali diruangan itu
cuma ada aku dan si MANDOR...
laksana terdakwa
dihadapan EKSEKUTOR
lahir batinku....
serasa DITEROR....
hei...aku sudah bilang belum...
kalau itu mandor
dulunya juga
seorang air traffic control...!
tapi mengapa sekarang
dia sinis,...sok kuasa gitu ya...
kayak para LEGISLATOR...
maaf...cerita tentang si mandor
selanjutnya,..terpaksa ku SENSOR..
wahai sahabat...rekan
senior dan para JUNIOR...
bulatkan tekad tetap semangat
jangan pernah KENDOR...
bersama kita kan mampu menJEBOL
benteng keangkuhan para MANDOR...!
saya yakin dan percaya...
suatu hari nanti,
kita akan meneriakkan bersama....!
>>>....Jjjjeebbreettttt....(gol...gol...goooolll)...<<<
Di gedung operasi
yang juga KANTOR
Aku dipanggil, katanya sih
Cuma mau ngajak NGOBROL...
Ya..aku datang,
disuruh duduk...
eh...malah dia berdiri,
mondar-mandir..
kayak ESCALATOR...
kamu mau jadi PROVOKATOR ya...
kamu provokatornya ya...teriak si MANDOR
setelah berulang kali ia bertanya
akhirnya keberanianku pun timbul
dengan tegas ku jawab
aku bukan PROVOKATOR....
dengan setengah berbisik aku bilang
aku adalah INISIATOR...
merah padam seketika
wajah si MANDOR...
sampai-sampai aku bingung beda in
ini wajah apa DODOL...
memandang ke arahku
sepertinya ia ingin
menelanku bulat-bulat
kayak dia nelan CENDOL....!
ku coba lirik kiri dan kanan
cari teman atau SPONSOR...
sayang sekali diruangan itu
cuma ada aku dan si MANDOR...
laksana terdakwa
dihadapan EKSEKUTOR
lahir batinku....
serasa DITEROR....
hei...aku sudah bilang belum...
kalau itu mandor
dulunya juga
seorang air traffic control...!
tapi mengapa sekarang
dia sinis,...sok kuasa gitu ya...
kayak para LEGISLATOR...
maaf...cerita tentang si mandor
selanjutnya,..terpaksa ku SENSOR..
wahai sahabat...rekan
senior dan para JUNIOR...
bulatkan tekad tetap semangat
jangan pernah KENDOR...
bersama kita kan mampu menJEBOL
benteng keangkuhan para MANDOR...!
saya yakin dan percaya...
suatu hari nanti,
kita akan meneriakkan bersama....!
>>>....Jjjjeebbreettttt....(gol...gol...goooolll)...<<<
Kamis, 14 November 2013
07 TESTIMONY seorang atc ( Anggota IATCA).
Testimony ini kami buat berangkat dari
keprihatinan kami yang mendalam, atas apa yang terjadi akhir-akhir ini. Dan ini
hanya ditujukan untuk kalangan internal semata (sesama anggota IATCA) yang
merasa senasib dan seperjuangan, diseluruh penjuru tanah air tercinta…
01. Berlindung kami kepada ALLOH azza wajalla, sebagai hambanya yang berprofesi ATC, dari sifat-sifat… khianat, iri , dengki, bermuka dua, tidak amanah, mementingkan diri sendiri, serta sifat-sifat buruk lainnya. ( semoga semua atc terpelihara dari sifat-sifat buruk tersebut), amin….ya mujibassailin….
02. Kami mengakui sepenuhnya, single ATS provider yang dulu kita cita-citakan, dan sekarang telah menjelma menjadi Airnav Indonesia adalah merupakan buah dari perjuangan rekan-rekan ATC semua, yang dalam hal ini tergabung dalam organisasi profesi yang sama-sama kita cintai dan banggakan yakni IATCA. Oleh karenanya tak ada alasan bagi kami, kecuali bersikap “ sami’na wa ata’na” kami dengar dan kami patuhi, setiap keputusan yang telah ditetapkan, maupun keputusan yang akan diambil nantinya oleh Ketua Umum DPP IATCA pusat.
03. Profesionalisme yang didengung-dengungkan selama ini, tidak akan ada artinya, kalau keadilan dalam hal penggajian tidak diberlakukan. Bagaimana mungkin sekelompok orang yang mengatur keselamatan (tarkait nyawa) gajinya lebih kecil dari mereka yang bekerja mengatur administrasi, keuangan dan hal bersifat umum lainnya. Apakah sama tanggung jawab, antara orang-orang yang bekerja dibelakang meja dengan orang-orang yang bekerja di belakang “control desk”.
04. Tidaklah tepat kalau kita masih mengadopsi sistim penggajian, seperti yang diterapkan oleh birokrasi, maupun seperti di BUMN lainnya. Dimana penggajian berdasarkan penjenjangan karir (semakin tinggi posisi di struktur, semakin besar penghasilan), karena hal itu tidak akan mengakomodir keinginan ATC selama ini.
05. Setiap usaha untuk memecah persatuan dan semangat kebersamaan kami para ATC Indonesia, dipastikan tidak akan pernah berhasil, karena kami akan tetap solid, satu suara dalam menghadapi masalah ini.
06. Kami merasa ini adalah masalah yang besar, masalah yang serius, masalah yang penting, karenanya perlu penanganan segera, mendesak, penyelesaian yang tuntas, oleh pihak-pihak pengambil kebijakan dan keputusan, secara tepat dan pasti.
07. Kalau lah masalah ini dianggap masalah yang kecil, (didiamkan saja akan selesai dengan sendirinya). Maka kami mengingatkan dengan sebuah pepatah Arab, “Laa tahtaqir syai’an muhtaqara…farubbama asaalati ad-dama al-ibaru “ jangan lah meremehkan hal-hal yang kecil, yang sepele…bahkan sebuah jarum pun mampu membuat anda berdarah…! .
# sekian– terimakasih #
01. Berlindung kami kepada ALLOH azza wajalla, sebagai hambanya yang berprofesi ATC, dari sifat-sifat… khianat, iri , dengki, bermuka dua, tidak amanah, mementingkan diri sendiri, serta sifat-sifat buruk lainnya. ( semoga semua atc terpelihara dari sifat-sifat buruk tersebut), amin….ya mujibassailin….
02. Kami mengakui sepenuhnya, single ATS provider yang dulu kita cita-citakan, dan sekarang telah menjelma menjadi Airnav Indonesia adalah merupakan buah dari perjuangan rekan-rekan ATC semua, yang dalam hal ini tergabung dalam organisasi profesi yang sama-sama kita cintai dan banggakan yakni IATCA. Oleh karenanya tak ada alasan bagi kami, kecuali bersikap “ sami’na wa ata’na” kami dengar dan kami patuhi, setiap keputusan yang telah ditetapkan, maupun keputusan yang akan diambil nantinya oleh Ketua Umum DPP IATCA pusat.
03. Profesionalisme yang didengung-dengungkan selama ini, tidak akan ada artinya, kalau keadilan dalam hal penggajian tidak diberlakukan. Bagaimana mungkin sekelompok orang yang mengatur keselamatan (tarkait nyawa) gajinya lebih kecil dari mereka yang bekerja mengatur administrasi, keuangan dan hal bersifat umum lainnya. Apakah sama tanggung jawab, antara orang-orang yang bekerja dibelakang meja dengan orang-orang yang bekerja di belakang “control desk”.
04. Tidaklah tepat kalau kita masih mengadopsi sistim penggajian, seperti yang diterapkan oleh birokrasi, maupun seperti di BUMN lainnya. Dimana penggajian berdasarkan penjenjangan karir (semakin tinggi posisi di struktur, semakin besar penghasilan), karena hal itu tidak akan mengakomodir keinginan ATC selama ini.
05. Setiap usaha untuk memecah persatuan dan semangat kebersamaan kami para ATC Indonesia, dipastikan tidak akan pernah berhasil, karena kami akan tetap solid, satu suara dalam menghadapi masalah ini.
06. Kami merasa ini adalah masalah yang besar, masalah yang serius, masalah yang penting, karenanya perlu penanganan segera, mendesak, penyelesaian yang tuntas, oleh pihak-pihak pengambil kebijakan dan keputusan, secara tepat dan pasti.
07. Kalau lah masalah ini dianggap masalah yang kecil, (didiamkan saja akan selesai dengan sendirinya). Maka kami mengingatkan dengan sebuah pepatah Arab, “Laa tahtaqir syai’an muhtaqara…farubbama asaalati ad-dama al-ibaru “ jangan lah meremehkan hal-hal yang kecil, yang sepele…bahkan sebuah jarum pun mampu membuat anda berdarah…! .
# sekian– terimakasih #
Langganan:
Postingan (Atom)