dalam hangatnya sinaran mentari
di ufuk rindu mengelayut hati
bertanya jiwa kepada angin
awan kapan kan kembali
kicauan camar sahut menyahut
di tingkah deru gelombang laut
sejuk semilir terpaan angin
kapankah rindu terjalin bertaut
...............
jam digital
Rabu, 16 April 2014
Selasa, 08 April 2014
Kamis, 13 Maret 2014
"DALAM HARAP"
Tak pernah terpikir untuk bernista
Tak pernah ingin untuk melupa
Jauh cerita dalam memaknainya
Badan disini, yang disana terkadang terpapar jua
Sungguh ingin sekali berlama-lama
Berharap pula untuk kembali bersua
Angin yang mana yang kan membawanya
Bagian mana pula dalam episode selanjutnya
Robbana...Tuhan kita tentu punya rencana
berprasangka baiklah selalu atas Nya
Tak nampak memang saat ini jendela terbuka
tapi yakinlah...ada pintu untuk masuk kesana
Dalam tahajjud bermohon menghiba
Tak putus semalam...
diulang terus dimalam selanjutnya
"dalam harap" tak ada pinta yang sia-sia
.
.
.
..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
oleh muhafsy ketaping130314
Tak pernah ingin untuk melupa
Jauh cerita dalam memaknainya
Badan disini, yang disana terkadang terpapar jua
Sungguh ingin sekali berlama-lama
Berharap pula untuk kembali bersua
Angin yang mana yang kan membawanya
Bagian mana pula dalam episode selanjutnya
Robbana...Tuhan kita tentu punya rencana
berprasangka baiklah selalu atas Nya
Tak nampak memang saat ini jendela terbuka
tapi yakinlah...ada pintu untuk masuk kesana
Dalam tahajjud bermohon menghiba
Tak putus semalam...
diulang terus dimalam selanjutnya
"dalam harap" tak ada pinta yang sia-sia
.
.
.
..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
oleh muhafsy ketaping130314
Selasa, 11 Maret 2014
BEAKHIRLAH KALAU MEMANG USAI....
Tak pernah terpikir tak pernah terbayang
Siapa yang menyangka
Siapa pula yang mengira
tiba-tiba berakhir dalam seketika...
Terampas ketika sayang sedang menggelora
Terenggut dalam cinta suci amanah terjaga
Siapakah yang berhak atas semuanya
tentu sang pemilik yang berkuasa atasnya
akh...kita tak perlu bertanya...
itu semu dan tak ada guna
lalaikah kita akan peringatannya
butakah kita akan rambu-rambunya
..........................................
.......................................
....................................
......................................
.................................
oleh Muhafsy (belum jadi.........)
Siapa yang menyangka
Siapa pula yang mengira
tiba-tiba berakhir dalam seketika...
Terampas ketika sayang sedang menggelora
Terenggut dalam cinta suci amanah terjaga
Siapakah yang berhak atas semuanya
tentu sang pemilik yang berkuasa atasnya
akh...kita tak perlu bertanya...
itu semu dan tak ada guna
lalaikah kita akan peringatannya
butakah kita akan rambu-rambunya
..........................................
.......................................
....................................
......................................
.................................
oleh Muhafsy (belum jadi.........)
Sabtu, 08 Maret 2014
“ TENTANG KEBENARAN”
Oleh Muhafsy
( last post )
Kebenaran
bukanlah Roman
Yang asik
dibaca sebagai bacaan
Akan tetapi….
ia sesuatu
yang harus digenggam
dan
diperjuangkan……
#
Kebenaran
bukan pula sampah
Yang
berserakan dimana saja
Mudah
ditemukan…..!
Tapi ia bak
mutiara
yang takkan
kita dapati
kecuali
menyelam
didasar
lautan…
#
Kebenaran
sering sekali
ketika ia
datang
tak ada yang
pedulikan
bahkan
terkadang mendapat cacian
serta
hinaan…
namun ketika
ia pergi
banyak yang
merasa kehilangan….
#
Semoga, semoga
saja……!
perjuangan
kita……
Untuk
mendapatkan keadilan
dan
kebenaran….
Segera
terwujudkan……
#
Terakhir,
doa kami…
“Hadahulloh
ilalhaq”…
Semoga Alloh
memberi petunjuk
kepada kita
untuk selalu
berbuat kebenaran…..
#
Buat kami….,
mereka,…
kita
semuanya…
#…Amin yaa
mujibassailiin …………!
.
.
.
……….
Kamis, 27 Februari 2014
Selasa, 25 Februari 2014
"MUSHAF CINTA"...
Oleh.
Muhafsy ( Anggota ODOJ Group 175 ).
Mushaf
cinta, lama tak bersua…
Rinduku
menggebu lagi membara…
Lama tak
bertutur dengannya…
Lidah terasa
kelu tak berasa…
Mushaf
cinta, bukti cinta…
Dari yang
Maha Pengasih dan Maha Mencipta
Teruntuk
bagi hamba-hambanya
Yang
mengharapkan cinta sempurna
Mushaf
cinta, penuh akan cerita
Tentang
segala kaum, tempat dan masa
Dulu,
sekarang…
Akan
datang,…..semuanya.
Mushaf cinta
berguna sebagai “assyifa”
Obat untuk
semua penyakit dan semua duka
Menjadi
penawar racun yang berbahaya
Bahkan
sebagai senjata, menhadapi kelicikan dan tipu daya
Mushaf cinta
tak ada tandingannya
Walau
berkumpul semua pujangga ternama
Bahkan hanya
membuat sebait saja
Pastikan
kewalahan mereka semua
Mushaf
cinta, bukan mushaf biasa
Meski
berkumpul semua pakar,ahli dan ilmuan dunia
Mencoba
membuat ganti atau tiruannya
Dipastikan
berakhir dengan sia-sia saja….
Mushaf cinta
banyak bercerita….
Tentang
orang orang yang tersesat dalam mencinta
Orang-orang
yang salah dalam memaknainya
Juga
orang-orang yang keliru dalam menempatkannya
Mushaf
cinta, berasal dari yang Maha Sempurna
Kita diminta
untuk mempedomaninya
Menjadi
peredam akan “syahwat dunia”
Agar tak
terjerumus dalam cinta palsunya
Mushaf cinta
diakherat ia datang sebagai pembela
Bagi orang
yang cinta, setia, dengannya saat di dunia
Ia akan
meminta kepada Arrohman, Robbuna ‘ala…
Agar kita
diampuni dari setiap kesalahan dan dosa-dosa
Mushaf
cinta, menjadi tolak ukur tingkatan kita di syurga
Seberapa
banyak kita mempelajari dan menghafalkannya,
Itulah….tempat
kita nantinya…
Sungguh
beruntung, orang-orang yang dekat dengannya
Di dunia
bahagia….di akherat mendapat “jannatul ma’wa”…!
Mushaf
cinta, dijanjikan selalu terjaga
Ku ingin
selalu dekat dan bersama dengannya
Di hatiku,
di pikiranku dan di lisanku….
Ku ingin ia
selalu ada…bersama…selamanya…!
Langganan:
Postingan (Atom)